I Got a Racist Email (2)

Karena email yang dia tulis tersebut, yang menyatakan bahwa kebanyakan orang Australia terganggu dengan keberadaan wanita muslim yang memakai hijab, tertutama burqa, membuatku berfikir bahwa apakah kebanyakan orang-orang Australia seperti itu. Walau aku juga yakin, yang dia nyatakan itu adalah sebuah hiperbola. Toh, dia juga tidak menyatakan data autentik yang mendukung argumennya itu. Tetapi, ada beberapa orang yang bilang beberapa orang Australia memang rasism, terutama di negara bagian Queensland. Namun, seberapa banyak? Aku pikir, ada baiknya bertanya kepada orang lokal.

Sabtu lalu, aku bertemu dengan temanku di tempat aku mengajar, yang merupakan orang lokal. Dia juga mahasiswa di Monash University, jurusan International Development. Aku cukup akrab dengan dia, dan kami sering bercerita banyak hal. Jadi, aku ceritakan ke dia tentang pengalamanku pahitku itu. (Well, ga pahit-pahit banget sih. B aja).

Continue reading