Tentang Katarsis dan Berbaikan dengan Hati

Tentang Katarsis dan Berbaikan dengan Hati

Aku penganut keyakinan, kalau aku suka orang, maka itu urusanku. Entah orangnya suka aku atau tidak, itu urusan dia. Aku tidak bisa memaksakan perasaanku ke siapa pun, dan itu juga berlaku bagi orang lain. Namun, meyakini hal ini pun susah bagiku. Apalagi ketika aku merasa benar-benar cocok dengan seseorang; kemudian di satu sisi aku merasa aku tipe orang yang ‘rumit’, dan aku merasa tidak semua orang bisa benar-benar menerimaku. Ya ini hanya pikiran dan perasaanku sendiri sih, tapi siapa yang tidak sedih.

Yah, kita hanya manusia-manusia biasa yang punya perasaan.

Aku juga tipe orang yang suka segalanya teratur, terorganisir dengan baik, dan settled. Aku tidak suka tipe hubungan yang ‘no-string-attached‘. Aku benci sekali ketika aku sudah membangun sebuah kebiasaan dengan siapa pun, kemudian kebiasaan-kebiasaan itu hilang. Aku pun sudah membangun banyak kebiasaan dengan orang yang aku yakini dia sekarang sedang baik-baik saja dengan orang yang sudah dia pilih. Dan aku tahu bahwa kebiasaan itu tentu akan berangsur-angsur hilang, karena aku sadar dalam hidupnya aku hanya orang yang sudah biasa datang dan pergi.

Logikaku sudah paham; tapi sekali lagi aku hanya manusia biasa yang punya perasaan. Aku tidak bisa berlarut-larut dan aku butuh katarsis.

Read more
Bedanya Cowok dan Cewek Kalau Curhat

Bedanya Cowok dan Cewek Kalau Curhat

sumber

Teman-teman semua tau curhat kan? Ituloh, curahatan hati. Ketika seseorang mempunyai masalah lalu mencurahkan perasaan dia itu ke orang lain. Curhat itu sendiri adalah proses katarsis. Kalau kata Kamus Besar Bahasa Indonesia, cara pengobatan orang yang berpenyakit saraf dengan membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis. Intinya satu: mencurahkan isi hati dan bercerita.

Semua orang pasti pernah melakukan katarsis dengan cara curhat. Ya kan, ya kan? Nggak salah kok curhat itu. Bahkan itu bagus karena bisa mengurangi stress dan kita sebagai manusia yang makhluk sosial itu otomatis membutuhkan orang lain. Selain itu, kita dikatakan lebih kreatif memecahkan masalah orang lain daripada masalah sendiri. See, curhat is needed. :mrgreen:

Yang menarik adalah ketika cowok dan cewek itu curhat, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda. Read more