Pertemanan Laki-Laki dan Perempuan (Versi Gadis)

Otak, perasaan, dan mood, sulit sekali kalau sudah malam untuk diajak kompromi, entah kenapa. Padahal hari ini ada tugas yang belum aku kumpulkan. Sebenarnya sudah selesai dan sekarang sedang dicek oleh teman. Jadi, aku lumayan santai dan menulis di blog adalah cara untuk menyegarkan otak sekaligus menjadi produktif. Setelah menulis di sini, aku berjanji akan memaksa diriku untuk menulis esay. 

Temanku, menulis dengan judul yang sama, ‘Pertemanan Laki-Laki dan Perempuan’, di blog kalyanamita[dot]wordpress[dot]com.  Dia yang menulis duluan. Tempo hari, dia menunjukkan tulisan yang ini ketika kami sedang berdiskusi tentang sesuatu. Kami sering begini. Ketika curhat atau diskusi, daripada repot-repot menjelaskan hal yang sudah kami tulis di blog, kami akan saling berbagi tulisan masing-masing. Dan, tulisan dia yang ini membuat aku berkontemplasi selama beberapa hari terakhir.

*Yang berwarna biru, tulisan dari Darin di blog kalyanamita[dot]wordpress[dot]com.

Aku memasuki fase pertemanan orang-orang dewasa, dan jenis hubungan di atas ternyata gak selalu bisa disebut teman dalam beberapa budaya atau lingkar pertemanan.

Continue reading

Mas, kamu buat penasaran siapa lagi sih?

11 Juni 2015

Ketika itu aku sedang memutuskan untuk membuat sebuah blog lagi dengan domain blogspot, karena blog wordpress tidak bisa edit-edit CSS kalau tidak premium dan aku sedang ingin bermain-man dengan kode html. Kemudian aku menuju profil google+ untuk mencari teman-teman pemakai blogspot dan aku menemukan dua orang teman sesama jurusan yang suka menulis di sana. Pertama dia teman dekatku yang sudah memakai blogger sejak lama dan sebenarnya aku sudah tahu link-nya dia. Jadi aku agak kecewa kenapa aku harus menemukan dia lagi zzzzt, bukan yang lain saja. Kedua, temanku yang bernama Juni. Aku tidak pernah dekat dengan Juni. Yang aku tahu dari dia, dia adalah anggota breakdance jurusan kami yanag suka memakai rok span hitam pendek dan sepatu kets.

Kemudia aku scrolling halaman dia dari awal. Rupanya dia bukan tipe penulis yang suka menulis beberapa kali dalam satu minggu. Hanya ada satu-dua post dalam satu bulan. Templatenya-pun template otomatis dari blogger, jadi sepertinya dia jarang mengurus settingan (yang tidak seperti aku yang dikit-dikit suka otak atik. Postingan terakhir bulan lalu tentang mantannya yang tak terlupakan, yang ke-dua dan ke-empat tentang … wait, wait, wait.
Continue reading

Happy Birthday Pecinta Kopi!

Hai!

I’m very sorry for a very late birthday wish, I doesn’t mean it is literally my intention, but honestly, it is because .. I forgot!

You know, I always curious about when your birthday is, because you never told anyone. You don’t even write it in your Facebook page, Twitter page (even less this Twitter page), your Blogger, etc. Moreover, you have never wrote your real name in any social media. It always written as Rissaid (even in your BBM account). So it is very hard for me to find out when your birthday is.

*I did a little research in the google about your birthday, I tried every name of yours, and I found nothing. You are so good about hiding your identity. :3

Then, did you remember when we meet Ms. Alies in her office to sign some papers about her research and public service that asking us to be her team work? It was written there about your birthday. Continue reading

IPK

Lagi-lagi masalah IP itu sensitif. Kata temanku:

IP tinggi tidak menjamin kau bisa mendapatkan pekerjaan dan jodoh yang kau inginkan.

Ya memang nggak menjamin.

Aku berjilbab, tapi juga nggak menjamin aku secara otomatis alim, baiiiiik banget, polos, lugu, nggak. Tapi setidaknya itu adalah satu langkah untukku untuk berbuat lebih baik.

IP yang tinggi, memang tidak menjamin. Pekerjaan, jodoh, memang di tangan Tuhan, tetapi sebagai manusia kita masih bisa berusaha. Sesudah berusaha, berdo’a, nanti terserah Allah. Dia tau yang terbaik untuk kita. Dan seenggaknya IP yang tinggi itu merupakan hadiah kita untuk orang tua yang sudah susah payah kerja mbayarin SPP kita.

Lagian, gausah munafik, kalau dapet IP tinggi juga seneng kan?

IP tinggi aja nggak menjamin, apalagi kalau IP-nya tidak tinggi. Gausah ngomong kayak gitulah. Berusaha yang terbaik dulu.