Ayah (2)

I have meant to write about dad a few days ago, but this morning -so I have a reason to procrastinate- I finally did it.

I miss my dad. But I’m not the kind of daughter who says, “I miss you, dad” like literally. It just no and ew. My dad also not the kind of father who says, “I miss you”, but sometimes he says he loves me and calls me ‘sweety’, I’m just ugh. But I do miss him. We do miss each other but we never say it. And writing about dad like this is one of my coping mechanisms.

Oh, and he doesn’t know that I have blogs and I wrote about him sometimes, so I feel safe. (Bukan) anak durhaka. Mom does know I have a blog, but I don’t think she reads it because she is not good at social media. My sister and my brother aware that I write here, but I think they won’t bother to read. (But if you guys read this, don’t tell mom and dad, or I will kill you *kidding).

No, I’m not kidding.

(kidding)

Continue reading

I Got a Racist Email (2)

Karena email yang dia tulis tersebut, yang menyatakan bahwa kebanyakan orang Australia terganggu dengan keberadaan wanita muslim yang memakai hijab, tertutama burqa, membuatku berfikir bahwa apakah kebanyakan orang-orang Australia seperti itu. Walau aku juga yakin, yang dia nyatakan itu adalah sebuah hiperbola. Toh, dia juga tidak menyatakan data autentik yang mendukung argumennya itu. Tetapi, ada beberapa orang yang bilang beberapa orang Australia memang rasism, terutama di negara bagian Queensland. Namun, seberapa banyak? Aku pikir, ada baiknya bertanya kepada orang lokal.

Sabtu lalu, aku bertemu dengan temanku di tempat aku mengajar, yang merupakan orang lokal. Dia juga mahasiswa di Monash University, jurusan International Development. Aku cukup akrab dengan dia, dan kami sering bercerita banyak hal. Jadi, aku ceritakan ke dia tentang pengalamanku pahitku itu. (Well, ga pahit-pahit banget sih. B aja).

Continue reading

Not a Typical Day of the Not so Average Girl

(1)

Yesterday, one of my relatives married. I’m happy, and touched, yet sad and miserable for the fact that I’m freaking single. And the guy that I like probably do not realize that I like him, or he might realize about it but he do not like me back, or he actually has already his significant other, or whatsoever. I have so many probabilities in my head. So, I won’t be disappointed if things do not happen like what I want. Continue reading

Culture Shock

Hari ini pas satu minggu aku berada di Malang, Indonesia. Dalam satu minggu, aku sudah makan nasi padang, bakso, nasi goreng, sate ayam, ceker, dan, soto. Makanan-makanan yang aku idam-idamkan selama ini. Masih banyak lagi makanan yang ingin aku makan sebelum kembali studi ke Australia. Dalam satu minggu, jadual bertemu teman-teman lama, silaturahmi ke saudara, dan family time juga full. Satu minggu berlalu dengan sangat cepat, dan aku sukanya, aku jarang buka media sosial. Walaupun agak-agak bersalah karena aku punya tanggungjawab di organisasi.

Continue reading

Grand Concert for Disability Awareness #GCFDA

Meskipun aku tidak mau ini menjadi yang terakhir, sepertinya ini akan menjadi kepanitiaan terakhir yang aku ikuti selama aku menjadi mahasiswa S1 di Universitas Brawijaya. Kalau diingat-ingat jadi baper (terbawa perasaan). Apalagi, walau aku koordinator divisi DDM (Dekorasi Dokumentasi dan Multimedia) aku harus meninggalkan acara ketika sedang berlangsung, karena beberapa hari lalu aku sempat pendarahan dan harus banyak istirahat. Sebenarnya aku kuat, but Dad and Mom insist that I had to home earlier.

Flashback yuk! 🙂


Continue reading

Berkunjung ke Panti Asuhan Al-Kaff

Untuk memperingati 1 Muharram, pengajian ibuku mengadakan acara berkunjung ke Panti Asuhan Al-Kaff di Jabung kab. Malang. Rumahku full dengan beras, pakaian, dan barang-barang lain untuk disumbangkan ke panti asuhan. Pulang dari hari PPL terakhir pun aku langsung ribet bikin kue dengan budhe untuk diberikan ke anak-anak panti.

donat

donat home made (y) serius enak banget

Roti Kukus

warna pastel. aku loh yang buat :3

Sebenarnya aku sudah pernah ke panti ini, tapi itu sudah lama sekali rasanya. Jadi ingatanku agak sedikit buram. Mom sangat suka panti asuhan ini karena kata beliau panti tersebut sangat membutuhkan. Anak asuhnya 107 anak dari umur 3 bulan sampai remaja, sedangkan pengasuhnya hanya 7. Kebayang ga sih betapa hectic dan ribetnya keseharian mereka.

Lalu, hari ini kami berangkat pukul 7.00 AM. Sangat pagi sekali karena tidak ingin pulang terlalu siang. Kalau terlalu siang akan ada acara karnaval dan pastinya kena macet. We don’t want that. Daddy suruh aku ikut biar ada yang bagian foto-foto. Kalau di kampus ikut kepanitiaan pasti divisi PDD (Publikasi dokumentasi dan dekorasi) di rumah pun begitu. Rupanya walaupun usia sudah kepala 4, tetep seneeeeng banget difoto.

DSCF0649

candid 😀

DSCF0638

sebelum berangkat, dengan barang bawaan satu truck (y)

Continue reading

Bedanya Cowok dan Cewek Kalau Curhat

sumber

Teman-teman semua tau curhat kan? Ituloh, curahatan hati. Ketika seseorang mempunyai masalah lalu mencurahkan perasaan dia itu ke orang lain. Curhat itu sendiri adalah proses katarsis. Kalau kata Kamus Besar Bahasa Indonesia, cara pengobatan orang yang berpenyakit saraf dengan membiarkannya menuangkan segala isi hatinya dng bebas; kelegaan emosional setelah mengalami ketegangan dan pertikaian batin akibat suatu lakuan dramatis. Intinya satu: mencurahkan isi hati dan bercerita.

Semua orang pasti pernah melakukan katarsis dengan cara curhat. Ya kan, ya kan? Nggak salah kok curhat itu. Bahkan itu bagus karena bisa mengurangi stress dan kita sebagai manusia yang makhluk sosial itu otomatis membutuhkan orang lain. Selain itu, kita dikatakan lebih kreatif memecahkan masalah orang lain daripada masalah sendiri. See, curhat is needed. :mrgreen:

Yang menarik adalah ketika cowok dan cewek itu curhat, mereka melakukannya dengan cara yang berbeda. Continue reading