Abbotsford Convent: Jalan-jalan Ala Mahasiswa Akhir Bulan

Abbotsford Convent: Jalan-jalan Ala Mahasiswa Akhir Bulan

Sebelum aku ke sini, Bu Unita sudah ke sini terlebih dahulu. Beliau adalah dosen psikologi sekaligus pengurus PSLD (Pusat Studi dan Layanan Disabilitas) di Brawijaya. Beberapa waktu lalu, beliau sempat berkunjung ke Melbourne karena ada launching AIDRAN (Australia-Indonesia Research and Advocacy Network) di La Trobe. Di sela-sela waktu sibuknya, beliau sempat ke Abbotsford dan merekomendasikan tempat ini ke aku.

Abbotsford adalah salah satu suburb (baca: kota/district) di Melbourne. Di Abbotrsford ada sebuah biara, yaitu Abbotsford Convent, yang sudah tidak dipakai lagi dan dibuat sebagai tempat wisata. Selain tempat wisata, ada juga sekolahan yaitu Sacred Heart School, Cafe dan Restaurant, Gallery, dan venue untuk disewakan. Lebih lengkapnya bisa kunjungi https://abbotsfordconvent.com.au.

Aku pergi ke Abbotsford dengan Zenri. Dia barusan wisuda dan akan back for good  (balik ke indo). Oleh karena itu, mengajak Zenri pergi jalan-jalan gampang karena dia nganggur. Kadang-kadang aku solo travel, tapi kala itu aku sedang tidak ingin solo travel, karena nanti ga ada yang fotoin.

Aku dan Zenri berangkat sendiri-sendiri karena rumah kami terletak di suburb yang berbeda. Rumah Zenri sebenarnya dekat Abbotsford, tetapi dia malah belum pernah ke Abbotsford Convent.

Kalau itu sekitar pukul 12. Ternyata aku duluan yang sampai di Abbotsford Convent, karena Zenri sempat nyasar. Sesampainya di sana, aku memutuskan untuk mengunjungi toilet, dan toiletnya pun artsy.

Beberapa saat kemudian setelah Zenri datang, kami memutuskan untuk makan siang di Lentil as Anything. Lentil as Anything adalah vegan restaurant yang cukup terkenal dan merupakan salah satu daya tarik di Abbotsford Convent ini.

Ohya sudah tahu beda vegetarian dan vegan? Makanan vegetarian masih ada yang terbuat dari dairy seperti susu, keju, dan telur, tetapi tetap tidak ada olahan daging. Sedangkan makanan vegan benar-benar tidak ada dairy sama sekali. Sebenarnya aku cukup skeptis dengan makanan vegan, tapi aku sangat penasaran dengan Lentil as Anything.

Ketika kami datang, lunch-nya berupa buffet yang kami tinggal ambil-ambil sendiri sebanyak yang kami mau. Aku ambil curry, vegan pie, carbonara, dan satunya aku lupa namanya apa. Aku juga ambil vanila cake sebagai dessert-nya. Untuk harga makanannya, tidak dikenai harga. Jadi, bayar secara cuma-cuma. Murah banget kan! (Bahkan sebenarnya kalau kamu mau tidak bayar atau bahkan cuman bayar 2$ pun, it’s okay. Asal tidak malu :p).

Aku dan Zenri memutuskan untuk membayar sebesar 10$ untuk makanan kami. Dan ternyata makanan vegan itu enak banget.

Setelah makan, kami foto-foto di bangunan sekitar.

Jadi, menurutku kalau mau jalan-jalan cantik dan murah ala mahasiswa akhir bulan, Abbotsford Convent bisa menjadi salah satu alternatif karena masuknya pun gratis. Kalau lapar, tinggal makan di Lentil as Anything yang bayarnya juga cuman cuma-cuma. Kalau kalian mau berkunjung ke sini, aku siap jadi tour guide!

See you in the next post! Cheers.

7 thoughts on “Abbotsford Convent: Jalan-jalan Ala Mahasiswa Akhir Bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s