Jalan-jalan ke NGV

NGV adalah National Gallery of Victoria yang letaknya di pusat Kota Melbourne. Sebenarnya tahun lalu aku sudah pernah ke sini, tetapi yang membuat aku tidak pernah bosan adalah NGV selalu meng-install seni tematik baru setiap beberapa bulan. Akhir tahun kemarin mereka memasang karya-karya Yayoi Kusama, sedangkan sekarang tema mereka adalah MoMA (Museum of Modern Art) New York. Selain itu, karena aku tinggalnya satu jam jauhnya dari kota, pergi ke kota selalu hal yang menyenangkan. Dan foto di bawah merupakan foto yang aku ambil di pameran seni Yayoi Kusama.

This slideshow requires JavaScript.

Karena ada installan baru di NGV, aku menyarankan pergi ke sana, setelah itu makan-makan di Sakura Kaiten. Karena kami tidak tahu ke tempat mana lagi yang gratis, jadinya okedeh ke NGV. Tapi ternyata di sana tiket MoMU berbayar, padahal dulu ketika pameran Yayoi Kusama gratis.

IMG_3520IMG_3519

IMG_3501

pemandangan di kereta ketika menuju ke kota

AE3F4269-ABA2-4024-8218-3CC67AAC75F4

 

Lalu ketika sudah sekitar jam 12, aku memutuskan untuk menunggu di lobby dan duduk di meja di situ. Lalu tiba-tiba ada mbak-mbak menaruh piring dan sendok di meja. Seketika aku bingung. Perasaan aku tidak memesan apa-apa, tetapi kok tiba-tiba aku dikasih piring. Jadi, aku tanya ke mbaknya.

“Is the table reserved?”

“So we have free lunch. It is the part of the artwork. Would you like to join?”

“Of course”, aku menjawab dengan sedikit ragu-ragu dan canggung, karena belum ada namanya makan gratis di museum dan itu bagian dari seni. Aku membayangkan nanti makanannya seperti apa.

Aku membetulkan tempat dudukku. Mbak-mbak kaukasia yang berambut keriting tersebut menata meja makan dan piring untuk empat orang sambil menawarkan orang-orang di sekitar. Lalu akhirnya ada tiga orang yang mau ikut makan siang, dan tiga-tiganya juga perempuan, caucasian. Lalu, mbak-mbak tadi berkata kepadaku.

“I’m really sorry, I forget to tell you. We have the satay but it is pork, but maybe you can eat the chicken curry.”

“Oh.”

“Sorry. I should have told you earlier.”

“That’s arrait”. Lalu setelah dia memberi kami daftar menu, mbaknya pergi mengambil makanan.

Aku terkejut bukan karena ada babinya, tapi aku terkejut karena mbaknya tahu aku tidak makan babi. Mbaknya bilang akan ada alternatif lain selain babi. Dan aku juga baik-baik saja asalkan makanan yang lain tidak tercampuri babi, kalau pun tercampur, I just could leave the table.

78E27D50-E91B-47DD-999E-C2244F993615IMG_3527

Mbak yang berkacamata itu datang sambil membawa sebuah rantang yang sedikit persis seperti punya nenek. Dan ternyata berdasarkan menu, makanan lain ngga ada babinya, jadi aku bebas ambil makanan yang lain. Ada sticky rice, kare ayam, dan papaya salad. Namanya aneh memang papaya salad, tetapi ketika tiga menu makanan tersebut ada dalam satu suapan, rasanya luar biasa enak!

Sebenarnya aku mau ambil banyak, tetapi sebagai Orang Jawa, aku sungkan. Toh setelah ini aku juga makan-makan lagi sama teman-teman.

IMG_3529

sok diet

Ohya sambil makan, aku juga berbincang-bincang dengan ibu-ibu lain yang sepertinya mereka juga sangat menikmti hidangan mereka. Orang yang ada di depanku, sepertinya berumur 30an, dia lahirnya di Hongkong dan suka jalan-jalan ke Asia. Dia pikir aku orang Malaysia. Ibu-ibu yang lain yang sepertinya sudah berumur seibuku, mereka belum pernah jalan-jalan ke luar Australia. Mereka orangnya ramah dan pendengar yang baik, walau aku cerita tentang aku sedang studi apa di sini dengan malu-malu. They are not judgmental towards my accent, I’m the one who over judging my ability.


IMG_3531

Mumpung cerah, makan es krim dulu!

Setelah dari NGV, aku dan teman-teman pergi ke Sakura Kaiten II yang mana tempat itu kami yakini sebagai restauran sushi terenak di Melbourne.

Sistem makan di sini juga seru. Jadi di sebelah kami sudah ada rel sushi yang kami bisa tinggal ambil makanannya. Lalu nanti membayarnya sesuai dengan warna piring sushi. Ada lima warna yaitu orange, merah muda, putih, hitam, dan merah. Orange paling murah yaitu 2,2$ dan merah yang paling mahal yaitu 6,2$.

IMG_3539

Eel, bla-bla-bla sushi, dont remember the name

IMG_3537

Udin, Eh Udon ding!

 

Pulang dari kota, aku langsung rapat di rumah teman sampai jam 9 malam. Saat itu suhu mungkin sekitar 7 derajat celcius. Dulu bagiku memang sangat dingin. Sekarang masih dingin, tetapi tidak sedingin yang aku rasakan dulu. 🙂

 

Melbourne,

Rabu, 25 Juli 2018

5 thoughts on “Jalan-jalan ke NGV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s