Being Old and Boring?

Kemarin aku lihat vlog Sacha Stevenson tentang Nenek Goals. Di vlog itu Sacha menjabarkan apa arti ‘tua’ menurut dia. Ternyata, berdasarkan polling yang dia adakan di Twitter dan Youtube, bagi orang Indonesia umur 30 tahun itu sudah ‘tua’. Ini tentunya berbeda dengan budaya barat dan Sacha terlihat geregetan dengan pemikiran orang-orang Indonesia yang seperti ini.

Screenshot 2018-03-19 08.27.00

video ini fix bikin aku ngakak!

Sacha bilang kalau udah di atas 27 orang udah ngga laku di Indonesia, dan dianggap sudah ‘tua’. Gara-gara dia pernah diminta casting sinetron jadi nenek-nenek diumur 29 tahun. Geli ih emang sinetron. Dia bilang saat itu juga dia menyerah pada dunia kesinetronan, dan sebagai fans Sacha, I glad she did it.Well, menurutku tua itu relatif, karena kita selalu lebih tua dari siapa pun yang lebih muda dari kita. Aku yang dua puluh-an juga sering berfikir aku sudah tua jika dibandingkan dengan adik-adikku dan teman-temanku yang lain. Namun ketika aku cerita ke housemate-ku bahwa aku sudah tua, dia menampik kata-kataku karena dia lebih tua. Jadi, ‘tua’ itu tergantung perspektif kita saja.

Namun, di satu sisi, aku suka sekali ide Sacha tentang ini, and it’s like blow my mind, why I never think in such a way. Bahwa kadang orang sudah merasa dirinya sudah tua, and they stop doing things. Aku jadi ingat beberapa teman yang karena merasa sudah ‘tua’ lalu mereka berhenti berorganisasi, “Duh, aku terlalu tua untuk ikut ini”. Ada juga teman yang bilang ke aku dan temanku, “Kalian kayak anak kecil aja”, gara-gara kami bercanda sambil tertawa terbahak-bahak di jalan raya.

So, are you guys just being old and boring? Apakah kalian akan berhenti belajar dan produktif hanya karena merasa lebih tua?

Sacha menjelaskan bahwa ini semua sebenarnya persoalan mental. Sebenarnya bisa saja kita sampai umur 50-an tetap produktif dan sehat, tetapi sebagian orang memang berfikiran, “Aduh, biar yang muda aja”. Nah pikiran-pikiran seperti itu yang harus kita ubah mulai dari sekarang, bahwa mau berapa pun umur kita, kita tetap bisa achieve and do something. But if you think you are too old for this and that, ugh boring.

Lalu, di video tersebut Sacha juga memberikan beberapa contoh grandma goals yang berumur 70-80, tetapi sangat produktif dan sehat. Ketika, aku lihat beberapa komentar di video tersebut beberapa bilang, “Iyalah, itu kan nenek-nenek bule”, “Lah di Indonesia kan rata-rata harapan hidup umur 60, Sha.” Nah menurutku, kita mau meninggal kapan tentu kita tidak tahu. Kita mau hidup sampai kapan, kita juga tidak tahu. Namun yang Sasha coba sampaikan, dan aku setuju banget, adalah berhentilah berfikiran kita sudah cukup tua untuk melakukan sesuatu.

Jadi, jangan sampai kita berhenti belajar gara-gara kita merasa cukup tua. Jangan berhenti berproduktif, menghasilkan karya, berorganisasi dan lain-lain hanya karena kita merasa sudah ‘berumur’ dan punya banyak pengalaman. Because it makes you lame and boring.

61 thoughts on “Being Old and Boring?

  1. Being old is nice. I always enjoy it. Being old is like a journey to be wiser.

    Satu-satunya yang mengkhawatirkan dari tua adalah kita menjadi rewel dan menuntut diperhatikan sehingga terasa mengganggu orang lain. Bisakah kita semakin menyenangkan, semakin menenangkan, dan semakin menginspirasi, ketika semakin tua?

    Liked by 5 people

    • menjadi tua dalam konteks postingan ini maksudnya adalah berhenti berfikiran kalau sudah ‘tua’ ngga bisa ngapa-ngapain.

      kalau dalam konteks yg bang ical bilang, aku setuju sekali bahwa, “Being old is like a journey to be wiser.”

      nah, berdasarkan pengalaman, percakapan, dan pengamatanku (haha) bagaimana cara menjadi tua tetapi tetap menyenangkan dan bijak tergantung masa muda kita sekarang. Insyaallah jika masa muda kita banyak belajar, membaca, dan menulis, pokoknya otaknya dipakai, nanti masa tua kita akan jadi orang yg bisa mengayomi yang muda. Dan aku pernah baca, baca Al-Quran itu akan membantu masa tua kita untuk menjadi tidak pelupa. duh kalimatku mbulet, tapi intinya begitu. hehe

      *eh bahasa indonesianya postingan itu apa ya?

      Liked by 4 people

  2. Kalau aku sependapat banget dengan apa yang dikatakan mbak,eh …miss Sacha.
    Ngga ada istilah batasan tua buat suatu kreativitas.
    Selagi seseorang masih masih mampu secara fisik dan terus punya semangat yang tinggi … why not ?

    Liked by 3 people

  3. Jd keinget sama Simbah, umurnya beliau sudah hampir 90 tahun, tp masih masak sendiri (ga mau dimasakin), bersihin ladang, ternak ayam, dll.

    Setuju banget sama tulisan ini, umur boleh terus bertambah, tapi terus berkarya dan melakukan banyak hal itu harus. Ga boleh ikutan layu semangatnya.

    Liked by 4 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s