4 Tips Jitu Menghindari Komunikasi dengan Seseorang yang Menyebalkan

4 Tips Jitu Menghindari Komunikasi dengan Seseorang yang Menyebalkan

 Hi readers yang baik hati dan budiman, pernah bertemu dengan seles yang suka maksa? Pernah bertemu dengan mbak/mas MLM yang entah datang darimana lalu tiba-tiba sok akrab dan menawarkan barang atau seminar yang berkaitan dengan barang mereka? I know its kind of their job, but for me sometimes it is very annoying. Aku tahu kadang mereka bisa sangat persuade, tetapi menyebalkan juga kan kalau misalnya kita sedang tidak ingin diganggu, tidak ingin mengobrol, tidak ingin diajak berbicara, terus ada orang yang sok kenal sok dekat (SKSD). Males berkomunikasi dengan mereka? Atau ingin menghindari komunikasi dengan seseorang? Here’s some simple tips. 1. Jangan ada kontak mata ketika berkomunikasi Itu adalah hal yang menyebalkan. Coba ketika kamu berkomunikasi dengan seseorang, kemudian matanya tidak memandang dirimu, itu hal yang tidak nyaman bukan? Selain membuat tidak nyaman, pertama, ini menunjukkan orang tersebut tidak ingin berbicara dengan kita, tidak peduli dan tidak ingin memperhatikan. Kedua, menunjukkan ketidaksopanan. Coba ketika dosen atau gurumu berbicara kepadamu atau menanyakan sesuatu, kemudian matamu tidak memandang lawan bicara. Ketiga, menunjukkan dia sedang berbohong atau sedang membuat banyak spekulasi. Ingat, kita bisa melihat jujur tidaknya seseorang, tulus tidaknya seseorang, dari mata. Jadi, jika tidak ingin berbicara dengan seseorang, jangan tatap matanya ketika berbicara. Tolehkan saja mukamu. 2. Jangan balik bertanya Ini wajib hukumnya. Kalau kamu tidak banyak bertanya berarti yang terjadi adalah komunikasi satu arah dan otomatis itu berarti kamu sedang tidak ingin berkomunikasi. Biasanya ini berhasil. Driver ojek online itu kadang suka mengajak mengobrol, kadang kalau aku sedang males berbicara biasanya aku hanya membalas sekenanya dan tidak bertanya balik. Jadinya malah kayak wawancara sih, haha. Orangnya tanya terus. Biasanya nanti juga akan capek sendiri, tapi memang ada tipe orang yang kita sudah diem, tapi orangnya lanjut curhat. Nah sering juga seperti itu. Aku juga heran ini ojol kok banyak yang sering curcol ke aku. 3. Jangan jawab pertanyaan dengan panjang lebar. Jawablah sesingkat-singkatnya dengan padat dan jelas. Kalau bisa pakai sarkasme sekalian. Tapi kejam sih kalau pakai sarkas, haha. Aku tidak pernah sarkas ke orang yang aku tidak kenal. Yah, at least, jawab sesingkat-sesingkatnya saja.

Nah, contohnya kayak gimana sih? Berikut adalah contoh percakapan untuk nomor dua dan tiga. Misalnya ada mas-mas datang dan mengahmpirimu:

A : Namamu siapa? B : Gadis A : Semester berapa, mbak? B : 6, masnya? (ngomong sambil main hape) A : Sama mbak. Saya kira masih maba mbaknya. B : Oh. Haha. A : Jurusan apa? B : Pebasis A : Apa itu? B : Pendidikan Bahasa Inggris. A : Oalah, la mbaknya nyingkat jadi perbasis. B : Haha, iya. A : Berarti fakultas XXX mbak ya? B : Iya.

Bandingkan dengan:

A : Namamu siapa? B : Gadis. masnya? (sambil senyum dan arah mata fokus ke pembicara) A : Semester berapa mbak? B : 6, masnya gimana? A : Sama mbak. Saya kira masih maba mbaknya. B : Hehehe, terimakasih. A : Jurusan apa mbak? B :Bahasa Inggris mas, pendidikan. Masnya? Kuliah di sini juga? A : Ohh, FIB itu ya? Saya jurusan psikologi. B : Ohh, psikologi, kenal si xxxxx? *dst, dan pembicaraan masih bisa terus berlanjut. Bisa bedakan kan vibe-nya? 4. Jangan diamkan HP-mu. Tips terakhir, bermain-mainlah dengan ponselmu dan berpura-puralah menjadi orang paling sibuk sedunia, seperti contoh di percakapan tadi. Bisa juga berpura-pura menelfon seseorang. Pastikan juga ponselmu dalam posisi mute. Kan nggak lucu, kalau pas pura-pura telfon, ada telfon masuk beneran. Kemudian, jika orang itu tidak langsung pergi dan berhenti bertanya, berharaplah kepada seorang teman untuk datang dan menculikmu. 🙂
Kenapa sih nulis tentang ini? Tips ini terinspirasi dari pengalamanku, ketika aku sedang menunggu seseorang di sebuah gazebo di kampus untuk COD-an (cash on delivery, beli barang online tapi bayar dan ambil barangnya bertemu langsung dengan si penjual), datanglah mas-mas dengan gaya rambut entahlah itu apa namanya, pokoknya semacam gundul tapi tidak gundul. Tingginya 160 cm, kulit hitam, dagunya panjang, memakai kemeja berwarna gelap dengan motif garis-garis panjang. Bukan tipe mas-mas yang memakai parfum. Memakai celana kain diatas mata kaki dan sandal gunung. Silahkan dibayangkan sendiri orangnya seperti apa. Bukannya rasis, tapi karena gaya bercelana dia yang tipe-tipe mahasiswa suka debat masalah politik, islam, khilafah, dan demokrasi, serta ujung-ujungnya pasti aku diajakin gabung organisasi mereka. (If you know what I mean). Dulu juga sering diajak debat sama mbak-mbak organisasi tersebut, tapi karena aku kritis, mbaknya dongkol-dongkol sendiri. *uhuk Kembali ke mas-mas tadi. Seperti biasa, pasti sok kenal, pakai tanya-tanya nama, jurusanku apa, fakultas apa, semester berapa, padahal dia orang baru. (Percakapan pertama di atas tentang contoh nomor tiga dan empat itu adalah kejadian yang sebenarnya, hiks.) Dan sumpah bagiku orang itu horor dan bikin ilfeel. Baru kenal, tanya-tanya. Udah gitu, kalau berbicara tidak jelas. Kalau berbicara seperti setengah mingkem. Bagaimana aku tidak bertambah dongkol. Mas-mas itu menawarkan cara mempunyai usaha sendiri. Aku lupa dia punya usaha apa. Dan aku benar-benar menerapkan empat tips itu agar dia segera pergi. Bukan karena aku jahat, tapi dia datang di waktu yang sangat tidak tepat dan aku tidak suka tipe-tipe orang yang terlalu memaksa. Namun dia tetap berbicara terus sedangkan aku sangat tidak tertarik. Akhirnya temanku datang untuk menjemput sebelum dia bertanya nomor hp-ku dan semacamnya. Ah malaikat penolongku.. Dan aku meninggalkan orang SKSD itu begitu saja. hahahaha! Oh ya, kalau kamu ingin berkomunikasi dengan seseorang dengan baik, gampang saja. Hindari ke-empat tips tadi! 🙂 Selamat berkomunikasi!

28 thoughts on “4 Tips Jitu Menghindari Komunikasi dengan Seseorang yang Menyebalkan

  1. Hi there just wanted to give you a quick heads up and let you know a few of the images aren’t
    loading correctly. I’m not sure why but I think its a
    linking issue. I’ve tried it in two different browsers and both show the same outcome.

    Like

  2. wkwkwk, kalo coba yang poin pertama jatuhnya entar dikirain sombong XD
    wwaaa kalo yang poin ke 3 banyak nemuin di forum chat kayak omegle, sama mIRC wkwkwk jawabnya irit banget, kadang kita tanya panjang lebar, cuman di jawab “y” doang kalo ngga “o” wkwkwk 😀

    Like

      1. bahhaha, kenapa yang sering bersikap kayak poin” di atas tuh anak perempuan ya, terutama kalo pas yang ngajak ngobrol anak laki-laki dengan muka pas-pasan. 😀 mungkin mba gadis bisa memberi pendapat dari sudut pandang perempuan #tawakejahatan XD

        Liked by 1 person

      2. huahahahaha #ketawaginjal-ginjal.
        kalau menurutku ngga juga sih, masnya kurang peka XD. udah tau ngga pengen ngobrol malah diterusin keponya dan dia ngomongnya ndak juelas. gimana saya ga tambah gemes. selain itu pertama kali ketemu langsung tanya” nama dll. orang-orang seperti biki saya ndak nyaman -_-

        wkwkwkwk. kalau menurut mas gimana?

        <

        Liked by 1 person

      3. lah gimana mau tau mba si anak perempuannya juga ngga bilang mhihihihi, kudu belajar ekstra nih baca kode” dari anak perempuan, meskipun kadang satu kata bisa bermakna luasssssss banget XD oiya mba ada satu lagi nih, 😀 saya ambil sempel dari jawaban anak perempuan mengenai kata “terserah”.

        Mau makan apa? Terserah! gmna kalau nasi padang? Ah gamau, berlemak, kmu pgen aku gendut?! Ha?! Hmm, mie ayam gmana? Ah kmaren kan sudah, bosen tauk! Yaudah olive aja nyok? Gamau goreng2an dulu! Musim batuk! Yaudah maunya apa dong? “Terserah” ‪#‎dan‬ akhrnya mereka busung lapar. Sungguh arti terserah seorang wanita sungguh emmhh…

        musti gimana lagi anak laki-laki nerjemahinnya mba ? 😀 #sambilmakangorengan

        Like

      4. huahhahahaha XD
        entahlah, mungkin sudah kodratnya perempuan buat main kode-kodean. gatau juga sih, soalnya aku juga ga pernah pacaran sama perempuan, jadi ga dapat feelnya. :p

        kata terseraaaah :DD pengalaman ya? mending gausah makan deh. atau langsung kasih makanan yang udah km beli biar ga berisik kayak gt. XD

        susah jawabnya~
        soalnya dulu waktu pacaran, malah aku sering yang nanya, mau makan apa, kita jalan kemana, kamu maunya apa? nah mantanku jawabnya terserah mulu. padahal aku anak rumahan ngga ngerti apa-apa. akhirnya aku yang berujung bete maksimal dan memposting sebuah artikel berjudul ‘terserah’.
        XD

        tapi kalau ada yang tanya aku mau makan apa, aku pasti jawabnya pertama mi goreng :3 kl ga ada pangsit. kl ga ada nasi padang. kalo ga ada terserah deh pokoknya enak.
        :3
        (duh kata terserah lagi)

        Liked by 1 person

      5. bhahhaha, bener juga yak, kapan” tak praktekin #legendnihmbaknya 😀 , daripada capek batin gara” debat mulu tiap nawarin sesuatu terutama kalo pas mau makan XD
        pemikirannya bisa jauh banget, sialnya mengarah ke negatif dan ujungnya dipojokin dah saya, 😀 wwkkwwk kepancing jadi curcol

        ngomong” cieeee congrat mba untuk nama barunya, kapan nih syukuranya, ditunggu jatah nasi bungkusnya mhihihihi 😀

        Like

      6. legend .. XD
        iya gitu aja. jauh lebih romantis pula.

        wkwkwkwk
        dari sekian banyak orang yang prihatin, ini malah bahagia ya :3 sungguh terjal jalanmu nak ~

        lagi puasa ye lagi puasa :p

        Liked by 1 person

      7. wkkwkwk sial XD walopun gitu ngga papa deh, hidup kurang komplit tnpa mahkluk” seperti ini eh seperti itu .. #absurd

        entar buat buka, saya ikhlas menerima dengan tangan terbuka 😀

        Like

      8. hahaha boleh boleh.. tak bawain mie instan sekardus tp kudu dihabisin sehari ya gmana?

        Selamat puasa juga ya 🙂 maap baru sempet bales, hahaha baru selesai berhibernasi soalnya hihihii 😀
        ngomong-ngomong templatenya kayaknya baru nih, cieee 🙂

        Like

  3. Ya, kadang memang para sales itu bisa sangat menyebalkan jadi empat tips itu bisa digunakan. Tapi untuk sejauh ini kayaknya saya menolak dengan halus saja dulu, Mbak. Agak kasihan, soalnya itu pekerjaan mereka, mereka juga pasti susah payah. Tapi kalau mereka sudah kebangetan, ya… misi penghindaran mulai dilancarkan :hehe.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s