C+

Yang penting berusaha, lalu berdoa. Kalau hasilnya tidak seperti yang diinginkan, yang penting sudah berusaha. Kalau hanya berdoa, tetapi tidak berusaha, itu namanya males.

Jadi, nanti tidak akan menyesal kenapa tidak melakukan yang terbaik.

Well, I have nothing to lose.

Untuk dosen yang sudah memberiku nilai C+ di semester pertama (bur for the record, I used to be an active students, but it seems nothing for her), dan beliau adalah dosen pengampu dua mata kuliah crucial di semester ini. Bahkan aku tidak menyalahkan beliau ketika dosen PA -aku lupa apa kepanjangan PA, tapi yang jelas seperti ‘orang tua’mu di kampus-, menanyakan kepadaku kenapa bisa dapat C+. Sementara biasanya, teman-teman yang pasti bilang, ‘dosennya pelit ma’am.’

Dapat nilai C+ antara diuntungkan atau dirugikan. Aku tidak perlu mengulang, tetapi aku merasa aku harus mengulang karena ngelek-ngeleki IPK dan merasa kurang di mata kuliah itu, tapi kebijaksanaan akademik jika ingin mengulang, nilai minimal adalah C.

and in the previous day, I tried to answered every time she asked, but her responded is not so good. It happens all the time. Just like, ‘are you sure?’, or just staring at me with the ‘are you sure’ eyes. While another lecturers in another courses, always responses me in a very good way, so I always encourage.

I respect you, ma’am. Very. But please could you respect me too? while another students always mocking on you with special terms and expressions, but you would not know about it. And I never done something like that.

Dear ma’am, I’m not going to giving up. Just see.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s