Florence Sihombing di Penjara, Pantaskah?

Sudah tahu tentang masalah si Florence Sihombing kan? Ituloh mahasiswa S2 FH UGM yang marah-marah ketika antri BBM di SPBU, kemudian dia nge-path dan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Karena dia udah banyak yang nge-judge dan nge-bully sebenernya aku ngga mau ikut-ikutan nge-judge, cuman aku ga tahan bahan banget mau ngungkapin -_- Padahal dia itu mahasiswa S2, sarjana hukum pula, seharusnya kalau masalah antrian panjang gausah marah-marah segitunya kali. ’emangnya aku ga bisa bayar?’ woah, berasa punya uang banget. Kan dia udah dewasa, seharusnya dia bisa mikir secara dewasa. (Maafkan aku Tuhan, karena aku sudah ngata-ngatain dia juga -_-, tapi aku emang ga tahan.)

Tapi, emang sih, dewasa itu masalah pilihan, bukan masalah umur.

florence3Well, kalau ngomongin masalah si dia sekarang, emang agak telat ya, but I think people gone too far. Aku pikir orang-orang terlalu mem-bully dia. Sudahlah guys, dia sudah mendapatkan karmanya dan sudah mendapatkan balasan lebih dari yang mungkin sebenarnya dia harus dapat. Apalagi katanya dia mau dihukum enam tahun penjara?

Apakah memang benar-benar setimpal?

Aku ngga memihak si florence, ngga mau ngayalah-nyalahin dia atau ngga mau membenarkan dia. Emang kata-kata dia salah dan kasar. Udah pastilah orang Jogja marah. Malu-malun kampus besar UGM pula. Tapi kayaknya kalau 6 tahun penjara itu lebay deh.

Gini, dia kan cuman menyakiti hati orang banyak. Udah dong guys, nama dia udah jatuh, nama keluarga dia juga, karir dia juga udah jatuh, terkenal buruk di media masa, kena cyberbully dan bahkan kata pengacaranya Florence sempat stress,  trus masa mau di penjara juga cuman gara-gara omongan. Tak bisakah kita memaafkan dia? Dia sudah mendapatkan balsannya.

6 tahun itu lama. Kenapa kita ngga hukum atau bahas masalah koruptor-koruptor yang bukan sekedar ‘menyakiti hati’ orang banyak, kan mereka sudah ambil uang negara. Pantesan kita negara berkembang terus, karena dana negara mesti diambili mereka.

Tapi, tak bisakah kita memaafkan Florence Sihombing?

Bukankah memang setiap dari kita punya kesalahan? Kita pasti punya dosa atau kesalahan terbesar yang pernah kita buat dalam hidup, entah itu menyakiti seseorang atau orang banyak yang mungkin hanya kita yang tahu. Beda dengan Flo, dia melakukan kesalahan, ada yang nyebarin, dan semua orang jadi tau. Dan orang yang menyalah-nyalahkan dia itu, berasa suci atau nggak punya dosa. Bayangkan kalau kesalahan kita atau keburukan kita tersebar di media masa. Malu kan? Sakit hati, diejek banyak orang, dilecehkan oleh orang se-Indonesia. Ngga kebayang sakitnya si Flo.

Jadi, sudahlah guys, kita jangan suka men-judge atau mem-bully orang seenak udel. Dan jangan lupa jaga bicaramu di media sosial (y).

Think_Before_You_Post_header

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s